Surat dari Anies

Aku sedang menelaah buku-buku yang dipajang di bagian buku baru sewaktu seseorang menepuk pundakku dengan lembut. Selama beberapa detik, sirkuit-sirkuit memoriku bekerja mengumpulkan informasi tentang sosok cantik di hadapanku yang sekarang sedang tersenyum lebar. Ternyata salah satu kenalanku, Mes. “Hei! Lagi ngapain di sini?” dia bertanya. “Lagi sensus buku, mbak” jawabku bercanda. “Mbak sendiri lagi … Continue reading Surat dari Anies

Apa Ini?

"Nanti kita ketemu di depan sini saja ya. Kalian belilah yang perlu dibeli," ujar saya kepada adik yang baru tiba di Balikpapan. Dari bandara, kami mampir di minimarket. "Kakak nggak belanja?" "Nggak." "Kalau gitu kami titip si bayi, ya?" "Oke. Apa dia senang jalan-jalan?" tanya saya melirik si bayi yang duduk manis di dalam kereta … Continue reading Apa Ini?

Keteladanan

Usia 1-10 adalah usia penting di mana anak memerlukan kehadiran orangtua. Terutama bapak. Lewat dari usia tersebut, anak sudah 'pergi' menemukan dunianya sendiri, bertemu teman baru, dlsb. Makanya jangan heran, jika ada anak pada usia dewasa diminta bapaknya untuk bertemu, jawabnya: tidak ada waktu, itu terjadi karena saat anak memerlukan bapaknya, si bapak tak pernah … Continue reading Keteladanan

“And They Live Happily Ever After”

Biasanya seperti itu bunyi kalimat penutup dalam beberapa dongeng klasik terkenal yang pernah saya baca ataupun saya tonton. Setelah pangeran tampan berhasil menyelamatkan putri cantik dari si Naga jahat, mereka pun menikah. Tapi tentu saja, mereka tak pernah memberitahu kita bagaimana caranya mencapai kehidupan pernikahan yang happily never after. PALB Ketika hendak menikah dulu pun, … Continue reading “And They Live Happily Ever After”

Wake Up, You Create Your Own Problem

Seorang Ibu yang juga perempuan karir, mengeluhkan keadaannya (yang tidak bisa senantiasa menjaga anaknya), di akun media sosialnya. "Andai mama bisa menjagamu setiap waktu, Nak," kicaunya. Di tempat lain, juga seorang Ibu, yang sudah punya empat anak, mengeluhkan keadaannya kepada temannya karena kemungkinan besar ia hamil anak yang ke-5. "Aduh, Say (sayur mungkin maksudnya 😀 … Continue reading Wake Up, You Create Your Own Problem

Wah, Cantiknya…

Ayah saya penggemar berat penyanyi dangdut senior Elvi Sukaesih. Karena selain bersuara merdu, beliau juga cantik. Kalau Elvi Sukaesih sudah muncul di televisi, mata Ayah saya takkan berkedip hingga sang penyanyi idola berhenti bernyanyi :D. Lantas apakah Ibu saya keberatan jika Ayah mengagumi tante Elvi? Sepanjang pengamatan saya selama hidup bersama mereka, Ibu saya tidak … Continue reading Wah, Cantiknya…

Si Anak

Adalah seorang anak yang bercita-cita ingin menjadi orang sukses, kaya dan terkenal. Orangtuanya pun menyekolahkannya hingga ia tamat sekolah dan tidak kekurangan suatu apa pun. Hingga suatu saat, si Anak memutuskan meninggalkan tempat kelahirannya dan mencoba peruntungan di tanah asing. Sebelum berangkat, orangtuanya berharap si Anak datang berpamitan kepada mereka agar diberikan restu. Namun apa … Continue reading Si Anak

Mendoakan Pasangan

Saya punya seorang kenalan perempuan (sebut saja namanya Santi), yang suaminya (sebut saja Randi) adalah seorang yang gemar memakan makanan enak. Namun rupanya kegemaran suaminya tersebut telah membuatnya mengidap diabetes tipe dua. Diabetes tipe dua disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat/baik. Gigi Randi sudah keropos disana-sini akibat tingginya kadar gula dalam darahnya. Randi bertubuh … Continue reading Mendoakan Pasangan