Pulang
et cetera

Pulang

1 januari 2018, pagi pertama di tahun baru, saya dan suami ngobrol di satu kedai di lantai paling bawah penginapan tempat kami berkumpul dengan keluarga besar untuk merayakan pergantian tahun. Beberapa jam sebelumnya, tepat setelah beberapa menit menyaksikan kembang api pertanda jam 00.00 dari jendela lebar di tempat kami berkumpul, saya langsung menelepon orangtua, bermaksud … Continue reading

Kritis Kebablasan
et cetera

Kritis Kebablasan

Didasari kesadaran bahwasanya jagat raya maha luas ini tidak berputar di sekitar saya, maka saya mengucapkan selamat tinggal kepada kritik. Well, enggak 100% persen sih, karena dalam darah Batak sendiri keknya emang udah ada bibit-bibit kritis dari sononya. 😁😁😁 Keknya semua berawal dari medsos yang pernah saya tulis bulan April lalu. Sekali lagi, seperti yang … Continue reading

Kedatangan Yesus Kedua Kali
et cetera

Kedatangan Yesus Kedua Kali

Setahun terakhir ini semakin sangat sering khotbah tentang Hari Tuhan, yaitu penggenapan nubuat akhir zaman dan kedatangan Yesus kedua kali, dikumandangkan di gereja kami di Balikpapan. Sangat berbeda dengan khotbah tahun-tahun sebelumnya. Setelah beberapa minggu yang lalu pendeta kami mengingatkan agar kita berserah dan mendekatkan diri kepada Tuhan, hari Minggu kemarin pendeta kami mengingatkan lagi … Continue reading

The Real Superpower
et cetera

The Real Superpower

Acara Garage Sale yang dimotori oleh kawan-kawan perempuan saya yang sebagian besar telah bergelar ‘ibu’ itu bolehlah terbilang sukses. Dalam dua hari bisa terkumpul dana yang nantinya akan disumbang kepada pihak yang membutuhkan. Kalau kalian lihat bagaimana effort mereka berhimpun untuk menyukseskan acara tersebut, mungkin kalian akan ikut takjub seperti saya. Di sela berbagai kesibukan, … Continue reading

Memulihkan Kebahagiaan
et cetera

Memulihkan Kebahagiaan

Bulan dan tahun boleh berganti, bahkan milenium pun ikut berganti. Namun satu hal yang saya amati, pencarian manusia akan kebahagiaan seakan tak pernah berhenti. β€œYang penting happy,” begitu orang sering bilang. ‘Me time’ yang sering didengung-dengungkan perempuan pun adalah salah satu cara untuk meraih kebahagiaan diri sendiri agar tetap waras. (perempuan yang udah berumahtangga dan … Continue reading