Bro….

Dave melirik jam dindingnya. Ia terlihat resah. "Lama banget sih, si Stu ini. Janjinya mau nonton bareng, tapi sampai jam segini belum muncul juga..." batinnya. Sekali lagi ia melirik jam tangannya dan tak lama akhirnya Stuart muncul di ambang pintu sambil terengah-engah. Dave: Bujuuugh... Koq lama sih, Bro? Lo abis lari? Stuart: Iya. Sori, Bro. … Continue reading Bro….

Pilihlah Aku…

Pemilu 2014 sudah di depan mata... Tapi Doi dan Doggy masih belum tahu mau milih siapa nanti.. Begitu banyak janji yang bertaburan.. Tapi begitu terpilih, rata-rata mereka semua langsung amnesia pada janjinya.. Pada akhirnya mereka hanya memikirkan kepentingannya masing-masing... Rakyat dilupakan... Inilah contoh mereka beserta janji-janji mereka yang mau dipilih itu... Doi dan Doggy jadi … Continue reading Pilihlah Aku…

Dave Goes to Samosir #Fin

Setelah tiba di Desa Pardomuan, Dave melanjutkan petualangannya di Samosir, bersama Bos Besar. Jangan sebel ya melihat berbagai pose kenarsisan si Dave :D. Pose di depan salah satu kuburan keluarga terpandang. Maksudnya keluarga yang bisa dipandang, gituuu :D. Jangan kaget. Kuburan di Samosir memang gede-gede. Semakin besar kuburannya, semakin makmur katanya keluarganya. Katanya lho ya, … Continue reading Dave Goes to Samosir #Fin

Dave Goes to Samosir

Sebelum Lebaran yang lalu, Bos Besar kehilangan seorang anggota keluarganya. Oleh karena itu, Bos Besar harus pulang kampung ke Sumatera untuk menghadiri acara pemakamannya. Untuk menemaninya selama perjalanan, Bos Besar mengajak Dave, dan berjanji membawanya ke Samosir. Dave tentu saja semangat 45. "Asiiiiiiikk, akhirnya bisa cuti dan jalan-jalan ke kampungnya si Bos. Gratis pulak hehehe … Continue reading Dave Goes to Samosir

Pundung

Sore itu Stuart menemukan Dave di dapur, berkutat di atas talenan membuat ini: Stuart: Lho.. Kenapa kau Dave? Lagi pundung? Dave: Iya.. Stuart: Karena apa? Dave: Kita nggak menang lomba giveaway yang kemaren... 😦 Stuart: Ohhh, itu rupanya. Ya, sudahlah. Dalam perlombaan pasti ada yang kalah dan menang, Dave. Dave: Iya sih... Tapi kenapa kita … Continue reading Pundung