Ciuman

Belum genap tiga jam menginjakkan kaki di negeri yang berada dalam peringkat 20 besar negara berpenduduk paling bahagia di dunia, saya telah menyaksikan lebih dari lima pasang anak manusia berciuman di sana-sini.

Tengoklah perempuan berambut lurus sepinggang yang sedang menggendong anak perempuan mungil itu. Sejak tadi ia dadah-dadah dari balik kaca pemisah ruang, entah kepada siapa di ruang sebelah. Tak berapa lama, seorang pria berkacamata, berkemeja putih, dan bercelana abu-abu dengan tampang mirip Shahrukh Khan, muncul di balik kaca.

Si pria mendekatkan wajahnya ke kaca, balas dadah-dadah. Ia kemudian berjalan melewati pintu kaca. Si perempuan menyambut. Si pria menghampiri anak perempuan itu, menyentuh kepalanya yang mungil, kemudian mencium si perempuan. Tepat di bibir. Tanpa canggung, tanpa risi. Itu ciuman pertama yang saya saksikan.

Selanjutnya, anak-anak manusia ini paling sering saya temukan berciuman pada eskalator yang sedang bergerak di ruang publik. Pemandangan yang belum pernah saya saksikan di Indonesia. Yang jelas, eskalatornya pasti beda dengan yang ada di Indonesia. XD Semacam ada magnet tak terlihat yang membuat tubuh mereka saling menempel sedemikian rupa disambung dengan aktifitas bibir saling berpagutan, tanpa diteriaki massa yang lalu lalang.

Lantas apakah kebebasan berciuman di ruang publik ini ada hubungannya dengan tingkat kebahagiaan tadi? Barangkali iya… Penelitian membuktikan bahwa ciuman, apa pun jenisnya, dapat mengurangi ketegangan dan meningkatkan kebahagiaan. Maka tak heran, tahun 2015 lalu negeri tersebut berada dalam 20 besar negara paling bahagia di dunia, versi PBB.

Lalu di mana Indonesia? Mungkin karena terlalu banyak larangan yang nggak boleh begini nggak boleh begitu, penduduk jadinya frustrasi. Frustrasi mengakibatkan kita harus puas berada di peringkat 74. Di atas Vietnam, di bawah Estonia.

Oleh karena itu, mungkin sekaranglah waktunya bagi Indonesia untuk tidak lagi menghujat, melarang, membully, siapa pun yang berciuman di ruang terbuka/publik, agar kebahagiaan kita meningkat.

Sudahkah kalian berciuman hari ini? πŸ™‚

 

 

Advertisements

34 thoughts on “Ciuman

  1. Dita says:

    Yampun kak aku sampe googling lho karena penasaran kamu lagi dimana? Dubai bukaaan? πŸ˜€

    Kalo bener aku minta hadiah tumbler starbucks yaaa *dikeplak*

    Like

    • Messa says:

      komennya nyasar ke spam koh XD iya tuh, heran, tabu melulu… besok2 ntah apa lagi yang ditabukan… makanya lambat maju πŸ˜€ *emang maju ke mana mes?*

      Like

  2. cerita4musim says:

    Negara bahagia biasanya negara2 Scandinavia nih atau New Zealand juga keknya, oh well anyway pelukan dan ciuman itu emang meningkatkan kadar endorfin jadi perasaan lebih bahagia, kalau gak ada yang bisa dicium makan coklat aja :))

    Like

    • Messa says:

      atau kalo gak ada yg bisa dicium, cium cermin aja deh, kayak ponakanku yang umurnya baru setahun, bolak-balik cium cermin yg ada pantulan dirinya mbak XD aku sampe bingung, ini bocah narsis atau emang doyan nyium XD

      Like

  3. alrisblog says:

    Ooo..ngono tha….
    Tapi gak bakalan orang Indonesia berciuman disembarang tempat, karena rasa malu yang masih dipunyai. Dan saya pikir itulah salah satu beda manusia Indonesia dengan orang kulon.

    Liked by 1 person

  4. Maya says:

    Aahahaha pada nebak nebak jadi ada dimana mba nya ini πŸ˜† #pasukankepo
    sudah dong, sebelum pergi kerja kayaknya ada yang kurang kalo belum sun si misua πŸ˜€
    Bener, pelukan ciuman itu bikin happy, gak melulu porno kan ya. Ehm mungkin kalo ada yg mikirnya pelukan dan ciuman itu sama dengan asusila mungkin ornagnya kurang piknik atau jomblo ngenes πŸ˜†

    Like

  5. Pypy says:

    Iya nih, jadi penasaran dirimu kmn πŸ˜€

    Sudah ciuman tadi pagi, wajib sebelum berangkat kantor meski cuma cup bibir sama bibir πŸ˜€ hihi.. Dasarnya dimari manja, senengnya dicium dan mencium..halah :p

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s