Ketika Mall Menyambut Datangnya Juru Selamat

Maka penampakannya akan seperti berikut…

Giant christmas tree. Wajib hukumnya...

Giant christmas tree. Wajib hukumnya…

 

Winter outfit untuk negeri tropis abadi. Anyone...?

Winter outfit untuk negeri tropis abadi. Anyone…?

 

Musisi membawakan lagu-lagu Natal.. bukan lagu Goyang Dumang...

Musisi membawakan lagu-lagu Natal.. bukan lagu Goyang Dumang…

 

Ompung Santa Klaus bermata kuyu.. Udah capek nganterin kado Natal soale.. Abis kalian nggak mau bantu, sih...

Ompung Santa bermata kuyu.. Udah capek nganterin kado Natal soale.. Abis kalian nggak mau bantu, sih…

 

Rusa santa nan gagah.. Kira-kira dikasih makan apa ya sama Santa?

Rusa santa nan gagah.. Kira-kira dikasih makan apa ya sama Santa?

 

Pengunjung selfie, wefie, rafie, melvie, numpanglewatfie...

Pengunjung selfie, wefie, rafie, melvie, numpanglewatfie…

 

Bahkan malaikat pun turun ke mall

Bahkan malaikat pun turun ke mall

 

Ball gown, anyone?

Ball gown, anyone?

 

Adalah keharusan... Kadang saya bertanya-tanya, apakah asal muasal si SALE ini sebetulnya dari PISANG SALE...

Adalah keharusan… Kadang saya bertanya-tanya, apakah asal muasal si SALE ini sebetulnya dari PISANG SALE…

Jika direnungkan, keadaan ini amat bertolak belakang dengan keadaan saat Yesus, Juru Selamat Manusia itu, lahir. Kitab suci mencatat, saat itu tak ada yang mau memberikan tempat di penginapan. Hingga akhirnya, Ia dilahirkan di kandang ternak, bukan di mall dengan segala kemegahannya.

Semua orang mungkin merayakan Natal. Atau setidaknya ikut hanyut dalam gegap gempitanya. Tapi, adakah Yesus hidup dalam dirimu? Yesus itu, entah di mana pernah saya baca, adalah pribadi yang…

He didn’t keep anyone at arm’s length. He ran to the desperate, the lonely, the outcasts of society. A lowly carpenter who broke through the barriers of power and religion to touch lives. The one who ate with sinners and allowed prostitutes to wipe His feet with their tears. Who touched the sick, diseased, and dead with His hands.

Selagi kalian menjawabnya dalam hati masing-masing, ada yang bisa menebak foto berikut ini di mall apa?

mall 13

Untuk satu orang pertama yang bisa menjawab dengan benar, akan saya beri pulsa 50 ribu. Pengennya sih ngasih saham atau ngasih giveaway kayak kakak blogger yang lagi bagi-bagi hadiah #BackpackstorySejuta ini… Tapi belum sanggup euy… Barangkali ada yang berminat jadi sponsor? XD XD

Bagi yang ingin ikutan, silakan jawab di kolom komentar, sertakan nama, email atau akun twitter. Jawaban ditunggu sampai 15 Desember 2015, jam 23.59 WITA.

Merry Christmas, Merry Pendant!

Merry Christmas, Merry Pendant!

 

 

 

 

Advertisements

20 thoughts on “Ketika Mall Menyambut Datangnya Juru Selamat

  1. dani says:

    Bukan mau ikutan giveawaynya tapi pengen komentar saja kalo suasana perayaan hari besar keagamaan memang sekarang dimonetize banget menurut sayah. Jangankan dibandingkan ke masa awlal mula dulu, dibandingkan dengan waktu saya kecil saja sudah beda banget. 😀

    Like

  2. Binibule.com [Tjetje] says:

    Aku mau jawab itu Pentacity Mall, tapi gak ada Top Shop di Mall itu kan? Anyway, aku setuju, Natal, Valentine dan juga banyak perayaan agama lainnya sudah berubah menjadi ajang belanja. Santa pun sudah gak bilang ho ho ho, tapi sudah diganti dengan shop shop shop.

    Liked by 1 person

  3. adelinatampubolon says:

    Sekarang mah yg namanya perayaan agama sudah masuk dalam area marketing, jualan..jualan dan jualan. ahhh saya telat ikutan giveawaynya. tapi emang pengen komentar sich bukan mau ngejar giveaway hehehe..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s