Dua Jam di Siantar

Siantar

Siantar

Pematangsiantar atau Siantar sering dijadikan sebagai tempat persinggahan jika hendak menuju Samosir dari Medan, via jalan raya lintas Sumatera.

13 sutomo siantar

Nah, jika kebetulan Anda hanya punya dua jam saja di Siantar, lakukanlah hal-hal berikut ini:

1. Beli kue di toko kue Ganda

Siantar hampir selalu diasosiasikan dengan toko kue Ganda. Dari saya masih kecil banget sampai sekarang, tokonya masih saja ramai diserbu pembeli. Apalagi kalau pas hari raya seperti bulan Desember yang lalu. Masuk tokonya harus berdesakan.

Kadang saya kasihan sama toko kue yang berada persis di sebelah Ganda ini. Si Ganda ramai, toko sebelahnya sepi pengunjung. Padahal kalau boleh jujur, dari segi rasa, toko kue sebelah itu lah yang menang. Kue mereka pun lebih banyak macamnya daripada Ganda. Memang sih, alasan sebagian besar pengunjung datang ke toko ini adalah untuk bernostalgia. Kenangan manis mengalahkan rasa 😀 . Saran saya, belilah roti isi selai srikaya serta roti kelapa.

2. Makan mi pangsit di Mie Pansit Parapat

Belum sah ke Siantar kalau Anda belum makan pangsit Siantar. Banyak memang penjual mi pangsit yang enak-enak di Siantar ini. Tapi langganan kami adalah Mie Pansit Parapat yang terletak di Jalan Sutomo. Mi pangsitnya tak pernah mengecewakan. Iya, nama tokonya memang mengandung kata “Parapat” 😀 . Padahal ia berada di Siantar 😀

3. Reparasi Jam

Reparasi Jam

Reparasi Jam

Tiba-tiba jam tangan Anda mati di Siantar? Ganti saja baterainya di tukang reparasi jam yang beberapa berada di sepanjang jalan Sutomo.

4. Belanja ke Pajak Horas

Pajak atau pasar Horas adalah pasar terbesar di Siantar. Semuanya ada di sini. Dari mulai sayuran hingga racun untuk tanaman pun ada di pajak ini. Masuklah ke dalam pasar yang berada di Jalan Merdeka ini dan rasakan sensasi berbelanja di dalamnya 🙂

5. Makan sate dan es krim di Coca Cola Ice Cream Bar

Setelah mutar-mutar di Pajak Horas, haus dan lapar pasti melanda lagi dong, kan? 😀 Kenapa? Anda nggak lapar lagi? Ah, itu perasaan Anda saja 😀 . Tapi, lapar nggak lapar, cobalah menikmati es krim dan sate maknyus di toko es krim yang sudah lama berdiri di Jalan Cipto Siantar ini. Lupakan diet kalau sedang berada di Siantar 😀

6. Last but certainly not least, naik Becak Siantar

6 becak siantar

Becak Siantar

Satu lagi yang sebaiknya dilakukan, agar Anda disebut sah ke Siantar adalah: naik becak Siantar. Konon becak Siantar ini diusulkan agar menjadi benda cagar budaya.

Becak ini paling ramai nongkrong di Pajak Horas. Saya dan suami pernah naik becak ini dari Siantar menuju Tiga Balata. Dengan membayar sebesar tujuh puluh ribu rupiah, tukang becaknya senang, kami pun senang. Nostalgia pun terbayar 😀 Tapi Anda nggak perlu mengambil rute sejauh ke Tiga Balata. Kan, waktu Anda hanya dua jam 😀 . Cukup naik becak di dalam kota. Misalnya dari Pajak Horas ke Coca Cola Ice Cream Bar 🙂

 

Advertisements

11 thoughts on “Dua Jam di Siantar

  1. Pypy says:

    Roti Ganda itu emang heits yahh.. temen2 yg abis pulkam or ortu nya dateng pasti bawain itu.. Lucunya juga krn dia bungkus nya pake kretas gitu yah Mes :p

    Ahhh.. Tahun depan pasti main kesana.. Aminn..

    Like

  2. Swastika Nohara says:

    Aduh ya ampuuun… itu deretan kue di toko kue Ganda menggoda banget!! Kalo ke Sumut harus ke Siantar nih kayaknya… *pengin

    Like

  3. MS says:

    kayak apa sih enaknya mi pangsit Siantar itu..
    banyak rumah makan di Jakarta ini yang bawa2 nama Siantar.., kk belum pernah makan..
    kalau roti Ganda mah iya ..sarikayanya itu dari jaman balita udah suka dicocol gitu aja,
    kalau ke Siantar lamaan silaturahmi..,nggak keliling2 ..he..he..

    Like

  4. chris13jkt says:

    Aku sekalinya ke Siantar sudah malam pas dalam perjalanan ke Parapat, jadinya belum sempat muter-muter kota. Mudah-mudahan lain waktu sempat keliling-keliling nyobain makanan yang dipromosiin Messa 🙂

    Like

  5. Skub [skhoo:b] says:

    Kalau lihat foto yang kedua, di Siantar banyak jalan searah kah (seperti Bandung)? Berarti harus hati-hati kalau belok ya, bisa pusing nyari arah balik untuk yang nggak tahu jalan. 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s