Kado

kado

Kado paling berkesan apa yang pernah Anda berikan kepada mereka yang spesial dalam hidup Anda?

Menjelang ulang tahun Ibu saya (ketika saya di bangku SMP dulu), saya ingin memberikannya kado. Namun berhubung saya belum memiliki penghasilan sendiri, saya tidak punya uang untuk membelikannya kado. Saya pun putar otak bagaimana caranya supaya saya memperoleh uang agar bisa membelikan kado untuk Ibu saya.

Karena senang menulis, saya pun memutuskan untuk menulis cerita pendek (cerpen) dan mengantarnya dengan naik sepeda ke salah satu surat kabar di Medan. Cerpennya berjudul “Kado”. Menceritakan perjuangan seorang anak untuk memberikan kado ulang tahun kepada Ibunya.

Pendek kata, cerpen saya lolos seleksi dan diterbitkan di surat kabar tersebut pada edisi Minggu. Saya pun menerima honornya dan sedih karena jumlahnya tidak cukup untuk membeli kado. Ketahuan, deh, honor penulis itu kecil sodara-sodara :D. Makanya kalau mau kaya jangan jadi penulis. Jadi koruptor pengusaha saja, ya :D.

Uang tak cukup, akhirnya saya batal membeli kado. Saya lupa entah saya gunakan untuk apa honor menulis itu. Cerpen saya itu lah yang akhirnya menjadi kado saya. Ibu saya senang membacanya, hati saya pun senang sekali :).

***

Natal identik dengan kado/hadiah. Kristus adalah kado yang paling berkesan yang pernah diberikan oleh Sang Pencipta kepada dunia ini. Dengan datangnya Kristus, umat manusia berkesempatan untuk tidak binasa serta memperoleh hidup yang kekal.

Kiranya, dalam perayaan Natal tahun ini, kita tidak hanya fokus kepada urusan kumpul-kumpul keluarga, makan-makan, cari-mencari kado serta tukar-menukar kado. Namun fokuslah kepada Kristus Sang Kado Agung itu. Sebab kalau tidak, maka sia-sialah Anda merayakan Natal.

Seperti apa maksudnya fokus kepada Kristus? Yakni dengan mengorbankan ambisi maupun keinginan pribadi, ‘menyangkal diri’ serta melakukan yang dikehendaki Kristus.

Selamat menyambut Natal 🙂

Advertisements

11 thoughts on “Kado

  1. Ailtje Binibule says:

    Huhuhuhu…. jadi berkaca-kaca, Sedih bacanya uangnya nggak cukup buat beli kado buat Ibu, tapi terharu baca anaknya niat banget ngebeliin Ibunya kado. Lebih sedih lagi baca kalimat yang paling bawah karena Natal ini nggak jadi ke Dublin akibat nyamuk keparat yang bikin tubuh nggak fit buat travelling. Padahal ini Natal pertama sebagai binibule.

    Anyway, selamat menyambut Natal, semoga tahun ini dapat banyak kado dari Santa.

    Like

  2. Gin Seladipura says:

    perasaan bangga ibu membaca cerpen anaknya di koran, priceless!
    selamat menyambut natal! saya juga lagi nyari phon natal nih 😀

    Like

  3. sondangrp says:

    Mes, di koran SIB ya? Aku juga pas kelas 6 SD tuh dapetnya 5000 bukan sih? hahahaha.
    Selamat Natal ya, Tuhan memberkati, keep our eyes on Jesus that’s a powerful message yakh

    Like

  4. windapontoh says:

    Malah cerpenmu itu yang jadi hadiah berharga sekali buat Ibumu 🙂
    Aku dulu pernah jaman SMA mau ngasih hadiah buat Papiku, nggak ada duit. Cerpen yang aku buat udah diterbitkan dan honornya udah abis 2 bulan sebelumnya. Terus? Aku bikinin cake aja (tapi minta bantuan Mamiku) hehe

    By the way, Selamat menyambut natal buatmu 🙂

    Like

  5. mrscat says:

    Selamat Natal buat kamu, semoga kado yg terindah di natal tahun ini justru berupa kado yg tak ada harganya tapi sangat berharga 😉

    Like

  6. Pypy says:

    Sejukk sekali hati baca postingan ini 😀 Kado dalam bentuk apapun pasti akan buat ortu bahagia yah 🙂

    Selamat menyambut Natal ya Mes. Perenungan makna Natal yang dalam. Semoga kita terus bisa melakukan apa yang dikehendaki Yesus Kristus bagi kita. Amin

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s