Foto Bagus? Kamera Apa? Edit Pakai Apa?

Kali ini saya mau berbagi sedikit tentang fotografi. Langsung saja, ya. Pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh teman-teman adalah: seperti apa sebenarnya foto yang bagus itu.

Kira-kira penjelasannya seperti berikut:

  • Foto yang bagus itu tergantung siapa yang melihat. Mengapa? Karena selera mata, wawasan dan pengetahuan tiap orang pasti beda.Kalau Anda senang dengan foto yang Anda lihat, maka foto itu BAGUS. 

hari hujan

  • Contohnya foto di atas. Saya senang melihat foto ranting pohon yang basah karena hujan serta ada daun warna merahnya yang muncul sedikit. Terkesan sendu. Namun belum tentu Anda juga senang melihatnya, kan?

20130824-100437.jpg

  • Saya juga senang dengan foto di atas karena berhasil merekam ekspresi tertawa lepas dari sebagian anak sekolah yang berada di Samosir. Namun belum tentu Anda menyukai foto ini, kan? Karena itu tadi, selera mata, wawasan dan pengetahuan tiap orang berbeda.
  • Jika tulisan yang bagus adalah tulisan yang berhasil menyampaikan pesannya kepada yang membaca, maka foto yang bagus adalah foto yang mampu “bercerita” atau yang berhasil menyampaikan pesannya kepada orang yang melihat.

timun tomat

  • Sebutlah ada lomba foto bertema KUCING. Anda ikut serta dan memasukkan foto seperti di atas, yang jelas-jelas adalah foto TIMUN dan TOMAT. Nggak nyambung dengan tema foto yang diminta, bukan? Maka jika saya jurinya, foto Anda akan saya eliminasi karena foto Anda sama sekali tidak bercerita tentang KUCING. Kira-kira begitulah maksud saya mengenai foto yang bagus yang mampu “bercerita”.
  • Foto yang bagus adalah foto yang FOKUS-nya jelas. Seperti foto tomat dan timun di atas. FOKUS-nya jelas. Tidak ada objek lain yang tidak diperlukan muncul dalam foto tersebut. Hanya timun dan tomat.
  • Sama halnya seperti makanan yang enak adalah makanan yang komposisinya atau bumbunya pas di lidah, maka foto yang bagus adalah foto yang komposisinya enak dipandang mata. Contohnya foto hujan di Monumen Nasional (Monas) yang pernah saya tampilkan disini. Sebagian besar teman yang melihatnya mengatakan foto tersebut bagus. Kalau begitu komposisinya pas. Penempatan berbagai “bumbu” pada foto tersebut, pas. Namun menurut Om Arbain Rambey (dedengkot fotografi), tidak ada komposisi yang benar atau salah. Komposisi adalah pilihan personal yang menyangkut selera.

somewhere in the rain

  • Fotografi sejatinya adalah melukis dengan cahaya. Jika tidak ada cahaya, maka tidak ada foto yang dihasilkan. Alat untuk menangkap atau merekam cahaya tersebut biasanya adalah kamera. Foto yang bagus adalah foto yang kuantitas cahaya yang masuk/direkam oleh kamera, pas. Kuantitas cahaya yang masuk tersebut di hasilkan oleh kombinasi ISO/ASA, kecepatan rana dan diafragma. Kombinasi ISO/ASA, kecepatan rana dan diafragma disebut dengan exposure/pajanan. Di bawah ini contoh kondisi exposure yang sering dijumpai. Dan menurut saya tidak ada exposure yang benar atau salah. Tergantung pada kebutuhan foto macam apa yang ingin kita tampilkan.
under exposure. kurang cahaya
under exposure. kurang cahaya
over exposure. cahaya yang masuk berlebihan
over exposure. cahaya yang masuk berlebihan
normal exposure. cahaya yang masuk tidak berlebihan dan tidak kekurangan. pas.
normal exposure. cahaya yang masuk pas. tidak berlebihan dan tidak kekurangan.
  • Terakhir, foto yang bagus adalah foto yang angle/sudut pengambilannya menarik mata. Seperti foto di bawah ini, saya memotret si anak dari atas (saya panjat pagar). Mengapa harus dari atas saya membidiknya? Kenapa tidak dari bawah atau samping? Sebelum memotret anak tersebut, saya melihat kondisi sekeliling. Kalau saya jepret dari samping, latar belakangnya terlalu ramai, sedangkan saya tidak mau memasukkan objek yang tidak perlu ke dalam foto. Saya hanya ingin fokus ke si anak serta senyumnya yang menawan. Oleh karena itu saya putuskan untuk memanjat pagar dan membidiknya dari atas. Karena kalau dari atas, latar belakangnya adalah jalan aspal yang gelap. Kontras dengan warna baju si anak yang berwarna kuning :).

    foto anak di ambil dari atas
    foto anak di ambil dari atas

***

Pertanyaan ke dua yang juga sering ditanyakan adalah: kamera seperti apa yang bisa menghasilkan foto yang bagus? Kamera yang bermerk Canon :D. Hahahahha. Nggak ding, semua kamera bisa menghasilkan foto yang bagus. Termasuk henpon berkamera :D. Sebagian besar foto yang pernah saya tampilkan disini dihasilkan oleh iphone :D. Silahkan ditengok kesini.

Karena foto yang bagus bukan tergantung dari kameranya APA, tapi dari SIAPA yang berada di belakang kamera. Singkatnya, siapa yang motret :). Jadi kalau Anda merasa foto Anda tidak bagus, jangan banting kamera Anda, tapi “bantinglah” diri ANDA :D.

***

Pertanyaan terakhir yang juga sering ditanyakan adalah: kamu ngedit fotonya pakai apa, Mes?  Saya paling malas mengedit foto sebenarnya. Namun kalau perlu, saya edit pakai photoshop. Tapi itu pun saya gunakan hanya untuk memperbaiki gelap terangnya saja. Kalau motretnya sudah benar, tidak perlu repot mengeditnya :). Yang penting bener dulu motretnya, barulah mikirin photoshop. Jangan mikirnya: motret asal-asalan, lalu nanti diedit dengan photoshop.

***

Jika Anda ingin tahu lebih dalam mengenai fotografi, gugel saja di internet. Ada begitu banyak info tentang fotografi bertabur disana. Beli bukunya, ikut kelas fotografi atau workshop fotografi. Sering-seringlah memotret. Semakin sering Anda memotret, insting Anda semakin tajam melihat momen bagus atau objek yang menarik. Pajang hasil jepretan Anda di blog atau di portal fotografi seperti fotografer.net atau ayofoto.com. Atau kalau mau melihat foto-foto keren, silahkan kunjungi pixoto.com.

Dan yang terpenting, Anda mesti enjoy ketika memotret. Jangan manyun. Kalau Anda manyun, foto Anda pun ikut manyun :D.

Okelah kawans, semoga sedikit penjelasan di atas dapat membantu. Selamat memotret! 🙂

Advertisements

47 thoughts on “Foto Bagus? Kamera Apa? Edit Pakai Apa?

  1. foto yang bagus bukan tergantung dari kameranya APA, tapi dari SIAPA yang berada di belakang kamera
    Messaaaa.. aku jadi pengen banting diriku sendiri, iniiii… hihihi…
    btw, foto2mu oke semua, kok. Jadi, gimana? seleraku oke, kan? 😀

    Like

            1. pernah mbaak 😀 di pasar kebun sayur banyak 😀 ongkir biasanya ngitungnya per kilo kan ya. aku nggak tau berapa ongkir ke Medan, coba cek dulu di TIKI mbak 🙂

              Like

  2. So far baru bisa moto pake kamera hp.. belum sanggup beli SLR..huhuh. *menanti recehan*.. Tapi bener sih, yg penting orangnya yah.. Masih kudu belajar lg nih biar hasil fotonya bagus.. Tengkiuu ilmu nya Mes 😀

    Like

  3. Lgs berasa amatiran baca postingan ini kak……
    believe it or not, foto pertama ‘somehow remind me about christmast morning”
    tp dr smua foto diatas, yg paling bagus menurutku pasti ketebak, foto tomat n timun soalnya passionku ttg makanan…hehehe

    Like

  4. thanks ke kamera hp masa kini ya, udah lumayanlah buat motret, kalo jaman dulu kayaknya burem burem gak jolas ihihi. Seleraku foto yg candid gitu Mes, kalo pas ketangkep momentnya biasanya bagus. Moto pemandangan aku belum pernah berani, tapi kalo ngeliatnya sukaaaaa.

    Like

  5. messaaaaaaaa
    aku suka liat semua foto2 mu….
    nanti entah kapan kalo kita kopdaran,,mau donk ah di candid2 sama messa…hehehhe

    mess, kayak tokoh zarah dalam buku partikelnya dee lestari..dia wildlife photographer….memang kamera boleh bagus, tapi orang yang dibalik kamera itu sangat penting!
    and u are one of the talented one! keep capturing ya messa 🙂

    Like

  6. Setuju banget. Kamera apapun merk dan jenisnya hanyalah sarana. Yang menjepret yang pegang peran.
    Trus karena bagus gaknya suatu foto tergantung selera, rasanya seleraku banyak sama deh, soalnya yang tersaji menurut aku bagus juga 🙂

    Like

  7. Jadi kalau Anda merasa foto Anda tidak bagus, jangan banting kamera Anda, tapi “bantinglah” diri ANDA > langsung ingin banting diri sendiri hehehe.

    Suka gemes deh aku kalo lihat hasil foto orang lain yang bagus-bagus, pengeeeen banget bisa motret yang lebih kece mes hehe. Oh ya aku udah pernah bilang kayanya, aku suka banget deh foto ranting yang kena hujan itu. Menurutku, komposisi dan warnanya keren 🙂

    Like

  8. fotonya keren2 deh mba..
    foto bagus or gak ya tergantung si empunya kamera ambil gimana ya , kan banyak tuh yang punya kamera bagus tapi ya hasilnya biasaaaaa aja. cuma terkadang suatu hasil foto gak ada salahnya juga diedit dikit biar makin terlihat superr kece 🙂

    Like

  9. semua foto2mu keren deh.. iya aku suka foto anak itu..lama dong Mes manjat pagar sampai dapat ekspresinya yang cerah banget itu
    kk mah foto2 aja.., jelek bagusnya yg penting sebisa mungkin blog diisi foto punya sendiri
    sambil ngeblog sambil belajar foto.., thanks ya Mes advisnya..

    Like

  10. Foto- foto diatas emang keren2 abiiiis …. edit itu emang bukan utama, yang utama adalah teknik memotretnya yah 🙂
    Tipsnya simpel dan mudah dimengerti untuk org ndeso kaya’ aku ini M, makasih yaaa :*

    Like

  11. kalo saya malah punya pikiran poto aja dulu kan ntar bisa diedit
    wkwkwk

    bodo amat foto jelek/bagus, sekarang aplikasi udah bejibun
    apalagi make ipin hehehehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s