Kualanamu Int’l Airport at A Glance

Tanggal 25 Juli 2013 yang lalu, Bandara Kualanamu resmi menggantikan Bandara Polonia yang telah beroperasi sekitar 80 tahun di Sumatra Utara (Sumut). Kebetulan, hari ini Sabtu (27 Juli 2013) kepulangan saya ke Balikpapan (Kalimantan Timur), setelah beberapa hari ‘mendadak mudik’ ke Sumut.

Berhubung saya belum tahu seluk beluk di bandara yang baru ini, saya sengaja pergi pagi-pagi supaya tidak kena macet, tidak terlambat dan tentunya bisa foto-foto dong untuk dokumentasi.

Menurut pengamatan saya, untuk mencapai Kualanamu Int’l Airport (KNIA), calon penumpang bisa menggunakan kereta api dari stasiun kereta api besar atau regional Medan yang terletak di Kesawan (Lapangan Merdeka), dengan membayar ongkos sebesar Rp 80.000. Bisa juga menggunakan Damri bandara yang berangkat tiap 30 menit dari terminal bis Amplas (ongkos Rp 10.000) dan Carrefour Gatot Subroto (ongkos Rp 15.000).

Kalau tidak mau naik kereta maupun Damri, calon penumpang bisa menggunakan mobil pribadi atau merental mobil atau naik taksi. Saya sendiri merental mobil karena barang bawaan saya banyak :D.

Well, demikianlah sekilas tentang KNIA. Dibawah ini beberapa foto yang berhasil saya abadikan dari KNIA. Enjoy and happy weekend dear friends!

Oya, grand opening KNIA rencananya September 2013.

 

20130727-130126.jpg

20130727-130635.jpg

20130727-130855.jpg

20130727-130958.jpg

20130727-131524.jpg

 

 

 

 


23 thoughts on “Kualanamu Int’l Airport at A Glance

    1. waaahh mau kemana mbak Non? Btw, sori ya mbak, kita belum sempat kopdaran di Medan. Waktuku sempit. Kapan-kapanlah kita ketemuan ya πŸ™‚ Medan rame kali pun sekarang πŸ˜€ bujuugghhh

      Like

        1. waahh asiik πŸ˜€ aku di medan cuma 2 malam mbak, sabtu sudah ciaoo.. singgah bentaran di Kampung Keling, pengen ngajak ketemuan mbak disana sih, tapi rumahmu kan jauh ya mbak, mana macet banget pulak lagi 😦 makanya gudbye lah 😦 belum jodoh πŸ˜‰

          Like

          1. hahaha kalo siang kau jabanin sih ke kampung kelingnya nah kalo sore itu agak males karena macet dan kejer2an mesti jemput matt pulang kantor πŸ™‚

            masih ada next time hehehe

            Like

  1. Jangan2 kamu jadi “the first passenger” disana.. hehehe.. Smoga kita semua menjaga fasilitas ini dengan baik supaya setiap turis yg datang “feel comfort and enjoy” dan jadi makin seringlah para wisatawan melancong ke Medan. Aminnn..
    Btw, tau gak kenapa namanya harus Kuala Namu? penasaran euy… hehehe…

    Like

    1. hahaha aku penumpang ke sekian ribu lah pastinya kak πŸ˜€ soale, di hari ketiga setelah pindah, penumpangnya sudah membludak πŸ™‚ soale nama daerah itu Kuala Namu kak. Tapi arti Kuala Namu sendiri aku nggak tau. Kalau tak salah bahasa Melayu itu.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s