Macau Dingin Bermuka Dua

Judulnya koq seram sekali, ya? Hihii 😀 Mengapa saya katakan dingin? Karena selalu dingin, hujan dan basah selama kami berada di Macau. Lalu mengapa pula saya katakan bermuka dua? Karena selain sekarang dikenal sebagai surganya judi dan memiliki banyak kasino (tiap hotel memiliki kasino), rupanya ia juga mewarisi banyak gereja dari pemiliknya terdahulu, yakni Portugis. Tapi justru karena bermuka dua itulah, makanya ia terkenal ke seantero dunia, membuat jutaan orang datang berkunjung setiap tahunnya untuk melihat langsung si muka dua ini :).

Saya takkan menyesal pernah berkunjung ke Macau (meskipun saat itu selalu hujan, dingin dan basah). Karena disanalah saya belajar bahwa dua kebudayaan besar yang berbeda satu sama lain (peninggalan Portugis dan sekarang Cina), bisa hidup berdampingan dengan harmonis. Bukan saling ‘cakar-mencakar’ tetapi saling menghargai. Salah satu contohnya bisa saya lihat dengan jelas bahwa bahasa Portugis masih digunakan sebagai nama-nama jalan/penunjuk jalan di sana. Bukankah itu hebat?

penunjuk jalan

Selama disana kami berkeliling jalan kaki dan menggunakan bis kota. Bisnya bersih dan, ah, pokoknya manusiawi lah. Meskipun ‘agak’ tersesat sebanyak dua kali, dan agak susah bertanya-tanya jalan/arah dalam bahasa Inggris kepada penduduk Macau (soale hanya sedikit yang bisa berbahasa Inggris), tapi yah nggak apa-apa lah. Hitung-hitung, pengalaman yang tak terlupakan selama di negeri orang saja jadinya :D. Kadang, kalau ‘lurus-lurus’ saja alias tak menemukan kesulitan sedikit pun, kurang gereget juga ya? (Sekali-sekali lho ya, jangan sering-sering, soale lumayan ongkos bisnya bisa dipakai buat beli egg tart.. hihihi :D).

Dan, jangan lupa mencicipi egg tart. Belum sah katanya ke Macau kalau belum makan egg tart :D. Egg tart yang saya cicipi kemarin adalah milik si Pastelaria Koi Kei (toko kue nomor satu di Macau, dan toko kue yang cabangnya paling banyak di Macau-katanya).

Egg tart ini paling enak dimakan saat masih hangat :). Harga satu buah egg tart yang kecil seperti dibawah ini adalah 6 MOP (sekitar Rp 7.000 :D). Termasuk mahal? Ah, gak apa-apalah, yang penting sesuai dengan rasanya. Ada harga ada rasa ;). Lagipula saya nggak tiap hari koq bisa makan egg tart di Macau :D.

Berhubung saat itu dingin dan saya kelaparan (saya tidak memakai sepatu tertutup saat keluar, lupa bawa sepatu tertutup dari tanah air, nggak nyangka bakalan hujan & dingin melulu selama di Hongkong-Macau), saya makan sekaligus tiga buah egg tart 😀 (jadi pengen lagi euy…)

belum sah ke macau kalau belum makan egg tart

Oke, daripada makin menjadi-jadi kepengenan saya :D, berikut ini beberapa foto yang berhasil saya abadikan selama di Macau. Enjoy dear friends!

Advertisements

17 thoughts on “Macau Dingin Bermuka Dua

    • h0tchocolate says:

      makasih kak :D, memang aslinya pun sudah bagus disana kak, apalagi kalau nggak hujan ya 😉 kalau rasa egg tart itu cenderung ke tawar manis menurutku, ah langsung ajalah kesana kak biar gak penasaran hihihii 😀

      Like

  1. dedy oktavianus pardede says:

    eversince it from portuguese dish, i can understand now why is that any canton restaurant always had an egg tart dessert,
    tp emang klo eggtart asli canton emang beda, crusted basenya pake butter trus custardnya pake french creme sm fine custard…makanya mahal
    7 ribu itu murah buat ukuran sgitu ito….
    ckckck dsr cewe klo dmn2 pasti dibilang mahal (kcuali make up sm fashion buat dia sendiri)
    hehehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s