Fitnah Memfitnah

“Yang baik kita lakukan kepada orang lain, belum tentu yang baik juga kita terima dari mereka. Apalagi kalau kita melakukan yang tidak baik, maka……”

***

Saya kira, tak ada orang di dunia ini yang mau menjadi musuh seseorang. Semua orang pasti ingin hidup rukun dan damai satu sama lain. Kalau pun ada, wah, saya tak habis pikir entah bagaimana orang tersebut menghabiskan masa hidupnya di dunia ini. Sama si A musuhan, sama si B musuhan, sama si C juga musuhan. Aih bok capek deh.

Kalau saya pribadi, saya hidup bukan untuk mencari musuh, tapi untuk mencari teman. Kalau ada yang mau menjadi teman saya, bagus, kalau tidak ada yang mau, apa boleh buat. Tentu ada alasan seseorang sehingga tidak mau berteman dengan saya. Entah karena status sosial saya, karena model rambut saya, atau bentuk wajah saya yang (mungkin) menurut mereka tidak ‘menguntungkan’ kalau dijadikan teman, dan seribu satu macam alasan lainnya.

Tapi yang jelas, saya tidak akan memfitnah seseorang hanya karena mereka tidak mau berteman dengan saya. Berteman atau tidak mau berteman dengan saya, itu hak mereka. Saya tidak mau memaksa mereka harus berteman dengan saya.

Makanya saya heran, mengapa saya yang tak punya banyak teman ini, yang tidak suka mengusik kehidupan pribadi orang lain ini, tiba-tiba difitnah oleh seseorang yang, bertemu dengan saya pun jarang (baca: sekali dalam setahun belum tentu berjumpa).

Rasanya pengen tak ‘sobek-sobek’ (minjem istilah Om Tukul) orang yang memfitnah saya itu. Tapi setelah dipikir-pikir, untuk apa? Memangnya kalau sudah ‘disobek-sobek’, si pemfitnah itu langsung bertobat? Belum tentu! Dan berhubung sang pemfitnah ini tinggal di luar kota, maka saya pun harus mengeluarkan sejumlah uang untuk ongkos, agar saya dapat ‘menyobek-nyobek’ dia. Rugi dong! Lebih baik menyobek-nyobek kertas yang sudah jelek dan uangnya dipakai untuk jalan-jalan :D. Iya toh? 😀

***

Setelah menenangkan diri, terlintas di benak saya, mungkin sebenarnya si pemfitnah itu ingin berteman dengan saya, tapi masih malu-malu untuk memulai pertemanan. Sehingga si pemfitnah ini mengambil cara lain yakni dengan memfitnah saya, supaya mata saya terbuka lebar melihat ke arahnya dan kami pun akhirnya berteman… Atau mungkin sebenarnya si pemfitnah ini peduli kepada saya, tapi bentuk ‘kepedulian’ yang dia tahu ya memfitnah itu 😀 Bisa jadi, toh? 😀

Entah apa pun alasannya memfitnah saya, hanya dia dan Tuhan lah yang tahu. Saya toh tidak langsung mati kalau difitnah :D. Biarlah Tuhan yang menjadi hakim. Yang penting, saya akan tetap melakukan yang baik, semampu saya.

Selamat memfitnah. Eh, selamat difitnah maksud saya 😀

Btw, man-teman, tolong diisi titik-titik yang ada di kalimat pembuka di atas ya :D. Yang mau ngisi aja, kalau nggak mau ngisi ya no problemo :D, blognya nggak langsung mati koq hihihihiii :D.

Enjoy! 😀

Advertisements

12 thoughts on “Fitnah Memfitnah

  1. Ceritaeka says:

    “Yang baik kita lakukan kepada orang lain, belum tentu yang baik juga kita terima dari mereka. Apalagi kalau kita melakukan yang tidak baik, maka…… Makin banyak tidak baik yang dipetik 😀

    Haduh kalimatmu serius banget, susah dapetin kata2 lanjutannya 😀

    Btw ignore lah mereka yg suka fitnah2 itu. Hidup terlalu pendek kalau dipakai ngurusi mereka hehe

    Like

  2. Fascha says:

    aku dunk ! mau jadi temennya !!! suwer gak dipitnah deh, itu kan lebih kejam drpd pembunuhan. Jadi lebih baik aku jadi pembunuh aja drpd pempitnah. Salam kenaaal! nyolong link dari tempat Noni 🙂 si Nyonyah sepatu 🙂

    Like

  3. niee says:

    kalau udah yang namanya fitnah mah berat menurut aku. toh masih banyak di dunia ini yang berteman dengan cara baik-baik, bukan dengan menfitnah. karena orangnya jauh mending dilupain aja, anggap gak pernah tahu ada orang itu 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s