Oman at a Glance: Jabal Shams

Saya lanjutkan lagi sekilas tentang Oman. Setelah kemarin di Muttrah, kali ini kami berkesempatan ke Jabal Shams, gunung tertinggi di Oman. Berangkat pagi dari Muscat dan tiba disana siang. Saya lupa berapa jam persisnya.

Rombongan kami berhenti dua kali. Perhentian pertama di pom bensin, yang kedua di restoran untuk beli makan siang. Saya pilih nasi briyani dan ayam. Katanya itu yang enak. Tapi pas saya coba, rasanya aneh :(. Mungkin karena baru kali itu saya memakannya, jadi lidah pun belum beradaptasi. Tetap saja saya habiskan semua, soalnya nggak ada menu lain hahaha. Pilihannya cuma makan itu atau lapar sama sekali :D. Mending saya makan aja dong, daripada kelaparan :D. Nasi briyani itu semacam nasi berempah khas India, kalau saya tak salah.

Seperti biasa, penjelasan tentang Jabal Shams bisa diintip di om wiki :D. Setibanya di Jabal Shams, kami disambut kambing dan udara dingin :). Pegunungannya sendiri tandus (mungkin seperti inilah tipikal pegunungan di Arab).

Berikut ini beberapa foto yang berhasil saya abadikan. Oya, ada dua foto yang saya pinjam hasil jepretan suami :D. Mesti diberitahu dong sumber fotonya darimana, saya kan bertanggung jawab :D.

Enjoy!

Advertisements

13 comments

  1. Great photos of Oman.

    Like

    1. thank you Kurt! 🙂

      Like

  2. Kalau liat dari foto2.nya pastinya disana panas sekali ya?

    Like

    1. kalau di Desember-Februari iklimnya dingin kak, jadi cocoklah kalau mau berkunjung 🙂

      Like

      1. Sipp, makasih buat infonya ;-).

        Like

  3. woww, bagus sekali foto dan pemandangannya. kakak backpacker atau lagi jalan2 ke luar negeri ne??

    Like

  4. kesana abis berapa duit tuh?
    bikin visa juga yah?
    bahasa arab semua yah disana?
    *sengaja banyak nanya

    bagus-bagus fotonya sekalian didetailin tuh tulisannya
    hehehe

    Like

    1. kemarin sempat tinggal disana sebentar 😀 kalau saya tak salah, Oman memberlakukan visa on arrival untuk pemegang paspor Indonesia. Bahasa Arab dan Inggris 🙂

      Like

  5. Kesan panasnya kayaknya dapet banget, jadi memang perlu banyak info lengkap sebelum ke Oman..

    Like

    1. kalau mau berkunjung kesana sebaiknya bulan Desember-Februari, karena saat itu musim dingin 🙂

      Like

  6. Wow langitnya biru banget

    Like

  7. waaahhh… foto bukit yang nomor 4 dari bawah itu keren banget… suka deh 😀

    Like

  8. […] Oman, saya nyicipin nasi briyani yang aneh serta dan sawarma debu yang tiap kali mengingatnya, sedapnya langsung terbayang. Tiap […]

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: