Wisata ‘Kematian’ di Tana Toraja

Beberapa waktu lalu, kami berkesempatan mengunjungi Tana Toraja (Tator). Tator berada di Propinsi Sulawesi Selatan. Tator ini bisa dicapai melalui jalur darat sekitar 8 jam perjalanan dari Makassar.

Jauh-jauh pergi ke Tator ternyata hanya untuk melihat “makam” atau kuburan :D. Begitulah kesimpulan kami tentang perjalanan itu. Mungkin karena wisata “makam” itulah makanya tidak banyak turis Indonesia yang berkunjung kesana. Orang Indonesia lebih suka wisata belanja keknya, ya? :D.

Well, menurut saya, adat istiadat Toraja itu memiliki beberapa kemiripan dengan adat Batak. Kemiripan ini bisa dilihat dari bentuk rumah adatnya, warna merah, hitam dan kuning yang mendominasi, dan kerbau wajib hadir di acara-acara adat.

Meskipun memang secara umum wisata yang dijual oleh Tator adalah “makam” atau “kematian”, saya terkesan! Makamnya benar-benar unik. Tak heran banyak wisatawan asing yang mau jauh-jauh datang dari negara asalnya, hanya untuk melihat keunikan makam Toraja ini.

Oya, selama berada di Tator, kami menginap di hotel Marante Toraja. Dan di Makassar, kami menginap di hotel Pantai Gapura Makassar. Hotelnya bagus. Bukan promosi ya, cuma sekedar info saja, siapa tahu anda para pembaca butuh referensi penginapan disana. Dan bawa jaket, soale kalau malam dingin booo..

Okelah, berikut ini beberapa momen yang berhasil saya abadikan selama berada disana. Enjoy!

Advertisements

8 thoughts on “Wisata ‘Kematian’ di Tana Toraja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s