Siap-Siap

Kalau kita mau pergi ke suatu tempat, biasanya kita pasti menyiapkan apa yang mau dibawa, bukan apa yang mau ditinggalkan, bukan? Misalnya kita mau pergi belanja ke pasar, minimal yang kita siapkan adalah uang untuk dibelanjakan. Nggak mungkin dong pakai daun bayar belanjaannya 😀 (tapi kalau ada yang pakai daun, saya mau dooong :D).

Namun, kalau ibu saya mau pergi keluar kota untuk satu atau dua hari -ayah saya ditinggal dirumah- selain menyiapkan barang yang akan dibawa, beliau juga menyiapkan makanan untuk ayah saya. Biasanya ibu akan masak ikan arsik (masakan khas Batak). Karena ayah sudah pernah kena stroke, jadi makanannya tidak bisa sembarangan lagi.

Yak, kembali ke judul… (Jadi nggak fokus gara-gara sudah ngomongin arsik :D. Kapan-kapan saya posting disini resep arsik ikan yang maknyus itu :D).

Menurut Mazmur 90:10, masa hidup manusia adalah 70 tahun dan 80 tahun jika kita kuat. Maka dengan usia kita yang sependek itu, apa yang sudah kita siapkan jika kita pergi menghadap Tuhan suatu saat nanti?

Sepertinya baru kemarin kita merayakan tahun baru 2012. Tahu-tahu sekarang sudah bulan Agustus tanggal 9.

Sepertinya baru kemarin merayakan ulang tahun ke 17. Tahu-tahu besok sudah ulang tahun ke 40.

Cepat sekali waktu berlalu. Kemana perginya semua waktu itu? Apakah kita sudah menggunakan waktu-waktu itu dengan baik dan bijaksana? Atau sebaliknya?

Suatu saat nanti, kita semua akan pergi meninggalkan dunia yang fana ini menghadap Bapa Pencipta alam semesta ini. Sudahkah kita siapkan yang mau kita bawa? Apa yang mau kita bawa?

Kita manusia ini adalah debu, seperti mimpi, seperti rumput yang tumbuh di padang. Di waktu pagi tumbuh dan berkembang, di waktu petang lisut dan layu. Apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia.*

Kita menghabiskan tahun-tahun kita seperti keluh. Kebanggaan kita adalah kesukaran dan penderitaan. Berlalunya buru-buru dan kita melayang lenyap.*

Kiranya kita meminta Tuhan supaya mau mengajar kita menghitung hari-hari kita yang singkat ini, supaya kita beroleh hati yang bijaksana.*

Mintalah dengan rendah hati kepada Tuhan, agar kiranya Ia mau memberitahukan kepada kita, apa yang harus kita bawa dan siapkan jika kita pergi menghadapNya suatu saat nanti.

Amin. Selamat bersiap-siap!

*****

*baca ayat alkitab: Mazmur 90:5-12, Mazmur 103:14-16.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s