Catatan 17 Agustus

Beberapa tahun belakangan aku menjadi sangat sombong dan hanya mengandalkan pikiranku. Tidak ada kerendahan hati, aku merasa lebih baik dari orang-orang lain. Kawan-kawan serta komunitas tempatku bernaung yang bergerak tak sesuai dengan harapan maupun kemauanku, kutinggalkan. Aku memisahkan diri dari mereka, dan itulah awal kehancuranku. Aku lupa, bahwasanya orang yang memisahkan diri dari orang lain… Continue reading Catatan 17 Agustus

Advertisements

Cara Menemukan Tempat Makan Enak (Kalo Kamu Lagi Traveling)

Baca review atau ulasan di mesin pencari dengan kata kunci, 'tempat makan enak di Samosir', 'tempat makan enak di Jogja', atau 'tempat makan enak di Bandung', misalnya, sah-sah aja sih sebenernya, tapi saya enggak pernah melakukan opsi ini. Ngintip akun media sosial food curator atau kurator makanan pernah saya lakukan beberapa kali sampai akhirnya satu… Continue reading Cara Menemukan Tempat Makan Enak (Kalo Kamu Lagi Traveling)

When in Medan, Eat Like Medanese

"Hari ini jalan kemana kita?" pagi itu bapak bertanya kepada saya yang baru saja bangun dari tidur. "Kemana ya?" saya balik bertanya. Saya enggak ada ide. Atau tepatnya belum ada ide. Karena, jujur, sebangun tidur langsung ditodong pertanyaan mahapenting kek gitu saya belum mampu jawab karena kesadaran saya belum terkumpul sepenuhnya. πŸ˜€ Sehabis sarapan dan… Continue reading When in Medan, Eat Like Medanese

Lo Yakin Udah Siap Nikah?

Kalo ditanya tujuan nikah buat apa, seringkali jawabannya adalah untuk meraih kebahagiaan. Padahal kalo diliat-liat nih ya (maksudnya setelah terjun langsung ke tekape a.k.a setelah dijalani πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…) justru setelah menikah semakin banyak masalah mengantre untuk dihadapi. 😁 Tapi, kalo semakin banyak masalah makin membuat lo seneng-seneng bahagia, ya monggo aja. It’s your call dude. πŸ˜„… Continue reading Lo Yakin Udah Siap Nikah?

Joglo Mandapa, untuk Ketenangan Jiwa di Jogja

Saking kerennya tempat ini, sebenernya enggak pengen ditulis di sini sih, biar enggak hip. πŸ˜†πŸ˜† Cuma.. yang menentukan apakah satu tempat akan menjadi hip atau tidak kan bukan saya yah? Melainkan algoritma om gugel yekan? 😁😁 (bercanda woy) πŸ˜πŸ˜πŸ˜…πŸ˜… Tapi gara-gara kemarin di twitter ada yang nanya rekomendasi kafe di Jogja dengan kriteria: yang suasananya… Continue reading Joglo Mandapa, untuk Ketenangan Jiwa di Jogja

Buku Bagus dari Almira Bastari: Resign

Dua malam yang lalu, niat saya cuma pengen baca buku buat pengantar tidur karna saya emang udah ngantuk banget. Cara ini seringkali jitu membikin saya makin cepat menutup mata. Maka sambil duduk bersandar di kepala tempat tidur, saya pun membuka lembar demi lembar buku Resign yang ditulis Almira Bastari dan mulai berkelana di dunia Alranita,… Continue reading Buku Bagus dari Almira Bastari: Resign

Kronik Curhatan

Kalian pernah gak sih, abis curhat bukannya jadi lega tapi malah makin bete gara-gara orang yang kalian curhatin bukannya ngedukung atau setidaknya ngasih ucapan yang menguatkan atau menghibur, tapi malah bikin mood kalian semakin down dan kalian makin malas menghadapi hari? Biasanya kalo lagi curhat itu seseorang mengutarakan ketakutan, kekuatiran, kekesalan, maupun kebetean mereka. Nah,… Continue reading Kronik Curhatan

Becoming Like Jesus

Udah ribuan kali saya menggarami ikan dari mulai kecil disuruh-suruh mamak di dapurnya hingga sekarang di dapur sendiri. Setelah digarami, terbukti bahwa ikan memang tahan dibiarkan di kulkas bagian bawah (bukan di bagian freezer) selama beberapa hari sebelum diolah, tanpa membusuk. (meski begitu, paling baik memang sehabis diasamgaram langsung diolah secepatnya). Menurut buku Becoming Like… Continue reading Becoming Like Jesus

Pulang

1 januari 2018, pagi pertama di tahun baru, saya dan suami ngobrol di satu kedai di lantai paling bawah penginapan tempat kami berkumpul dengan keluarga besar untuk merayakan pergantian tahun. Beberapa jam sebelumnya, tepat setelah beberapa menit menyaksikan kembang api pertanda jam 00.00 dari jendela lebar di tempat kami berkumpul, saya langsung menelepon orangtua, bermaksud… Continue reading Pulang

Lumpia Malioboro

Karena satu dan lain hal, rencana semula mampir ke Mirota, yang ternyata udah sekitar dua tahun berganti nama menjadi Hamzah Batik, terpaksa berganti. Hari mendung, agak gerimis. Saya berjalan kaki menyusuri jalanan Malioboro yang terkenal itu. Melewati pasar Beringharjo, kuda, becak, penjual batik dan oleh-oleh tumpah ruah. Di dekat hotel Mutiara langkah terhenti gara-gara harumnya… Continue reading Lumpia Malioboro

Congo Gallery & Cafe, Tempat Nongkrong Romantis di Dago

Kemaren Maroko, sekarang Congo. Kamu serius enggak habis ngadem di Afrika, mes? 😁😁 Iya seriuslah maz, bro, mbak, sis... 😁😁 Mungkin kebetulan aja kemaren itu beruntung bisa mampir di tempat-tempat cakep yang dibangun atas kecintaan sang pemilik pada wilayah-wilayah di Afrika sana.... Kecintaan sang pemiliknya akan kayu tak perlu diragukan lagi. Rasanya seperti masuk ke… Continue reading Congo Gallery & Cafe, Tempat Nongkrong Romantis di Dago

Bedanya Kelas Ekonomi dan Eksekutif

Cekikikan dan harumnya aroma makanan sukses membangunkanku yang lelap tertidur sejak dari stasiun Bekasi. Mataku mencari asal suara cekikian tanpa henti itu. Ah, ternyata sekelompok ibu-ibu manis berpakaian hitam dengan selendang merah jambu. Kami sama-sama naik dari Gambir tadi. Dugaanku mereka ikut demo Palestina atau arisan ke Tanah Abang. Mereka nonstop berbicara dalam bahasa Sunda… Continue reading Bedanya Kelas Ekonomi dan Eksekutif

Kritis Kebablasan

Didasari kesadaran bahwasanya jagat raya maha luas ini tidak berputar di sekitar saya, maka saya mengucapkan selamat tinggal kepada kritik. Well, enggak 100% persen sih, karena dalam darah Batak sendiri keknya emang udah ada bibit-bibit kritis dari sononya. 😁😁😁 Keknya semua berawal dari medsos yang pernah saya tulis bulan April lalu. Sekali lagi, seperti yang… Continue reading Kritis Kebablasan

Kedatangan Yesus Kedua Kali

Setahun terakhir ini semakin sangat sering khotbah tentang Hari Tuhan, yaitu penggenapan nubuat akhir zaman dan kedatangan Yesus kedua kali, dikumandangkan di gereja kami di Balikpapan. Sangat berbeda dengan khotbah tahun-tahun sebelumnya. Setelah beberapa minggu yang lalu pendeta kami mengingatkan agar kita berserah dan mendekatkan diri kepada Tuhan, hari Minggu kemarin pendeta kami mengingatkan lagi… Continue reading Kedatangan Yesus Kedua Kali

The Real Superpower

Acara Garage Sale yang dimotori oleh kawan-kawan perempuan saya yang sebagian besar telah bergelar 'ibu' itu bolehlah terbilang sukses. Dalam dua hari bisa terkumpul dana yang nantinya akan disumbang kepada pihak yang membutuhkan. Kalau kalian lihat bagaimana effort mereka berhimpun untuk menyukseskan acara tersebut, mungkin kalian akan ikut takjub seperti saya. Di sela berbagai kesibukan,… Continue reading The Real Superpower

Rumah Maroko

Kamu baru pulang dari Maroko, Mes? Pengennya sih gitu. 😁😁 Tapi enggak. 😁 Dan ini bukan rumah di Maroko sana, melainkan rumah yang sengaja dibangun bernuansa Mediterania oleh pemiliknya, yang terletak di daerah Menteng Jakarta Pusat dan bisa digunakan sebagai tempat pertemuan. Entah itu arisan, nikahan, pepotoan, rame-ramean, ulang tahunan, you name it. πŸ˜‰  … Continue reading Rumah Maroko

Memulihkan Kebahagiaan, Memulihkan Jiwa

Bulan dan tahun boleh berganti, bahkan milenium pun ikut berganti. Namun satu hal yang saya amati, pencarian manusia akan kebahagiaan seakan tak pernah berhenti. β€œYang penting happy,” begitu orang sering bilang. 'Me time' yang sering didengung-dengungkan perempuan pun adalah salah satu cara untuk meraih kebahagiaan diri sendiri agar tetap waras. (perempuan yang udah berumahtangga dan… Continue reading Memulihkan Kebahagiaan, Memulihkan Jiwa

Gogalbi, Finally

Di salah satu tanjakan di daerah MT. Haryono Balikpapan, ada satu tempat makan yang kalo malam hari selalu terlihat remang-remang romantis dari jalanan. Suami saya beberapa kali pernah nyeletuk kalo suatu hari nanti kami harus menyambangi tempat yang terlihat 'amat mengundang' tersebut. Kesempatan itu akhirnya datang beberapa hari yang lalu. Kebetulan, ibu saya sedang berkunjung… Continue reading Gogalbi, Finally

Mereka yang Mencintai Sepenuh Hati

Saya pikir, sebagian manusia di bumi ini sedikitnya menghabiskan enam belas tahun masa hidupnya berhadapan dengan guru. Enam tahun sekolah dasar, tiga tahun sekolah menengah pertama, tiga tahun sekolah menengah atas, empat tahun masa kuliah. Ada guru bahasa, guru agama, olahraga, guru kesenian, kimia, sosiologi, ekonomi, fisika, biologi, dlst. Kalau ditotal, setidaknya ada sekitar lima… Continue reading Mereka yang Mencintai Sepenuh Hati